Jaga Kelembaban Udara - Untuk Fashion Item Anda

  • Kelembaban Udara Memicu Berkembangnya Jamur dan Tungau
  • Tidak Hanya Berdampak Pada Kesehatan, Efeknya Juga Bisa Merusak Koleksi Fashion Item Anda
  • Ada Beberapa Kerusakan yang Efeknya Tidak Bisa Diperbaiki, Padahal Fashion Item Tersebut Tidak Ternilai Harganya
  • Solusi Menjaga Kelembaban Udara Untuk Koleksi Fashion Item Anda

Di negara tropis yang cenderung berkelembaban udara tinggi seperti di Indonesia, dapat menimbulkan berbagai masalah. Tingginya tingkat kelembaban udara, membuat jamur dan tungau berkembangbiak dengan pesat. Jika terhirup ke tubuh, akan memicu masalah-masalah kesehatan antara lain; alergi dan asma.

Tidak hanya pada kesehatan manusia saja. Kelembaban udara, juga berpengaruh ke barang di sekitarnya. Efek jamur dapat merusak penampilan barang, seperti fashion item berbahan kulit. Jamur dapat mengubah warna dengan melapisi, atau merusak lapisan bahan fashion item tersebut. Sehingga sangat penting untuk mencegah kerusakan yang tidak diinginkan dan susah diperbaiki dengan menjaga kelembaban udara di sekitar koleksi fashion item anda.

 

 

Fashion item yang dimiliki, memiliki nilai yang berbeda-beda. Ada yang bisa dinilai dengan uang, karena berasal dari merek ternama. Beberapa ada yang bahkan tidak bisa dinilai oleh uang. Misalnya, jika barang tersebut diberi oleh orang terkasih. Kenangan yang ada di dalamnya, membuatnya sangat berharga. Sekali pun jika dinilai dari materi, barang tersebut tidak mahal.

Berbagai macam alasan, orang membeli fashion item. Ada yang memang sengaja mengoleksi. Mereka tertarik dengan salah satu merek fashion item. Ada pula, yang hanya membeli karena keinginan sesaat. Fashion item yang dibeli pun beragam. Mulai dari sepatu, tas, jaket, straps jam tangan, dan sabuk. Semakin banyak membeli, semakin banyak pula koleksi fashion item yang tertimbun di kloset. Pengoleksi, perlu memperhatikan bagaimana cara penyimpanan koleksi fashion item kesayangannya.

Lembabnya udara di dalam ruangan, mengundang tumbuhnya jamur. Semua fashion item, akan rusak jika mulai berjamur. Warnanya memudar, atau lapisan kulitnya rusak karena jamur. Ketika dikeluarkan dari kloset, fashion item itu sudah tidak bisa lagi dikenakan. Itu lah pentingnya menjaga kelembaban udara di sekitar koleksi fashion item anda.

Noda setitik bisa merusak susu sebelanga. Peribahasa ini, mungkin bisa menggambarkan bagaimana pentingnya menjaga fashion item anda dari jamur. Berbagai barang berbahan kulit itu, bisa dipandang jelek oleh orang lain hanya karena jamur setitik yang muncul. Padahal penampakan fashion item yang anda miliki sudah mendekati sempurna, mulai dari warna dan modelnya.

Ada berbagai cara untuk menyerap kelembaban udara. Cara paling praktis, adalah dengan meletakkan ventilasi yang tepat di ruangan yang cenderung lembab. Pemberian ventilasi menyebabkan udara tersirkulasi dengan bagus. Jadi udara yang ada di dalam ruangan, tidak statis.

Selain itu, penyerapan kelembaban udara bisa juga menggunakan penyerap lembab yang bersifat sekali pakai. Penyerap lembab itu diletakan di lemari, etalase, atau ruangan tempat penyimpanan koleksi fashion item tersebut.

Produk penyerap lembab sekali pakai biasanya memiliki volume terbatas. Jika kelembaban yang diserap sudah memenuhi kontainer, maka produk tersebut harus segera dibuang dan diganti dengan yang baru. Pemakaiannya tentu saja tidak efisien, karena hanya sekali pakai dan untuk ruangan kecil.

Penyerap lembab sekali pakai dapat menimbulkan resiko udara menjadi terlampau kering dengan tingkat kelembaban terlampau rendah . Minimnya tingkat kelembaban udara seharusnya dijaga pada kisaran ideal (diatas 45% - 65% RH), dan akan menimbulkan masalah jika terlampau kering. Koleksi fashion item jika terlalu kering akan retak dan mengelupas. Sehingga pemakaian penyerap lembab sekali pakai kurang tepat dan bahkan beresiko.

Sebenarnya, pemakaian air conditioner (AC), juga bisa digunakan untuk menyerap kelembaban udara. Ini merupakan efek samping dari AC, selain menurunkan suhu ruangan. Namun, sama seperti produk penyerap lembab sekali pakai, AC juga beresiko menyerap kelembaban berlebih sehingga menimbulkan kekeringan. Belum lagi biaya pengoperasian AC juga sangat tinggi. Semakin tinggi PK yang digunakan, maka akan semakin tinggi pula biaya listriknya. Biaya tersebut, tidak sebanding dengan efek yang diberikan kepada AC yang hanya menimbulkan kekeringan pada koleksi fashion item anda.

 

Gunakan Dehumidifier Untuk Menjaga Kelembaban

 

 

Solusi paling tepat untuk mengatasi masalah kelembaban udara tinggi adalah dengan menggunakan dehumidifier (alat penyerap lembab). Selain bisa digunakan terus menerus, alat ini juga bisa menjaga kelembaban udara. Terutama, dehumidifier yang dilengkapi dengan hygrostat. Hygrostat dapat disetel untuk mengatur tingkat kelembaban udara di ruangan yang diinginkan. Cukup memasukan angka yang dibutuhkan, dehumidifier dengan hygrostat itu akan bekerja dengan sendirinya.

Idealnya, kelembapan udara harus dijaga di antara kisaran 45 - 65% (RH). Ini merupakan persentase Relative Humidity (RH) yang disarankan. Jika RH berada di atas 65%, itu berarti ruangan memiliki tingkat kelembaban tinggi sehingga dapat merusak barang-barang berharga termasuk fashion item kesayangan.

Sebaliknya, jika RH tersebut berada di bawah 45%, fashion item berbahan kulit anda, akan lebih cepat kering, dan mengelupas. Jika tidak dijaga oleh dehumidifier, kelembaban udara di negara tropis seperti Indonesia akan merusak fashion item anda. Karena tingkat kelembabannya berada di atas rata-rata RH, yakni diatas 65% RH.

Dehumidifier tentu saja jauh berbeda dengan penyerap lembab sekali pakai. Tidak hanya bisa menjaga kelembaban, dehumidifier bisa dipakai terus-menerus. Pengguna cukup membuang air yang ada di penampungannya saja.

Biaya memang harus dikeluarkan, untuk membeli dehumidifier. Tapi, ini tentu saja tidak sebanding dengan terawatnya koleksi fashion item anda. Apalagi yang tidak bisa dihitung harganya oleh uang. Koleksi fashion tetap terawat, dan bisa digunakan kapan pun dengan perlindungan setiap saat 24/7.

SOLUTIONS


 
 

Share: