Blog

Penularan Covid-19 lewat udara, droplet dan kontak permukaan, mana yang paling berisiko?

Pada awal pandemi Covid-19, Badan Kesehatan Dunia (WHO) bersikeras menyatakan bahwa penularan virus SARS-CoV-2 tidak tergolong dalam kategori airborne (lewat udara), sehingga nasihat pencegahan yang paling sering disarankan adalah dengan mencuci tangan secara rutin dan menghindarkan kontak tangan dengan mata, hidung dan mulut. Namun, seiring berjalannya waktu, semakin banyak penemuan-penemuan baru yang justru menyimpulkan bahwa sebenarnya, transmisi SARC-CoV-2 yang paling berisiko tinggi adalah melalui aerosol (percikan cairan halus).

Read more

Siapa Sangka Risiko Penularan Virus Corona Paling Tinggi Terjadi Di Rumah

Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aturan ganjil genap sudah dihentikan sehingga orang-orang memilih untuk mengendarai kendaraan pribadi karena alasan aman dan nyaman. Hal inilah yang menyebabkan meningkatnya volume kendaraan. Kemacetan jalanan akibat padatnya lalu lintas mengubah kualitas udara Jakarta seperti sebelum masa pandemi, yaitu berpolusi. Pada saat pandemi ini, polusi udara bisa meningkatkan risiko kematian pada orang yang terinfeksi virus. Studi menemukan, setiap kenaikan 1 mikrogram PM2.5 di udara bisa meningkatkan kematian sebanyak 15%.

Read more

Udara Bersih & Sehat Saat Berkendara Selama Masa Pandemi

Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aturan ganjil genap sudah dihentikan sehingga orang-orang memilih untuk mengendarai kendaraan pribadi karena alasan aman dan nyaman. Hal inilah yang menyebabkan meningkatnya volume kendaraan. Kemacetan jalanan akibat padatnya lalu lintas mengubah kualitas udara Jakarta seperti sebelum masa pandemi, yaitu berpolusi. Pada saat pandemi ini, polusi udara bisa meningkatkan risiko kematian pada orang yang terinfeksi virus. Studi menemukan, setiap kenaikan 1 mikrogram PM2.5 di udara bisa meningkatkan kematian sebanyak 15%.

Read more

Apakah Aman Bepergian Dengan Pesawat Saat New Normal?

Masa PSBB telah usai, kini beberapa kota besar termasuk Jakarta sedang memasuki masa transisi yang dikenal sebagai the New Normal, tidak sedikit dari kita menyambut masa transisi ini dengan sangat antusias. Hal ini terlihat dari ramainya pengunjung mall saat kembali dibuka, bahkan tempat pariwisata juga sudah ramai dikunjungi. Mungkin akan disusul dengan membludaknya jumlah penumpang pesawat yang hendak bepergian ke tempat-tempat wisata domestik maupun internasional. Namun, apakah benar-benar aman bepergian dengan pesawat mengingat risiko penularan tinggi di dalam ruangan?

Read more

Beradaptasi di Lingkungan Kerja Sesuai Panduan New Normal

Pernahkah membayangkan bagaimana kehidupan kita sehari-hari setelah PSBB berakhir? Tidak sedikit dari kita tentunya khawatir atas risiko-risiko yang akan dihadapi untuk kembali ke kehidupan normal pasca PSBB, terutama untuk beraktivitas di tempat-tempat umum dimana kita tidak memiliki kontrol atas bebagai hal seperti mengatur kepadatan, menjaga kebersihan, dsb.

Read more

PSBB Segera Berakhir, Berikut Tips Agar Tetap Aman Beraktivitas di Tempat Umum

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebentar lagi akan berakhir, aktivitas sosial akan segera kembali normal. Berbagai tempat umum dan tempat kerja akan secara bertahap kembali beroperasi seperti sebelumnya. Namun muncul pertanyaan bagi kita yang selama ini telah suskes menghindarkan penyakit dengan mengisolasikan diri atau bekerja dari rumah (work from home). Apakah aman untuk kembali beraktivitas secara normal di tempat umum?

Read more

Tetap Sehat Saat Berpuasa di Masa Pandemi

Seluruh umat Muslim di dunia telah memasuki bulan Ramadan, bulan suci yang penuh berkah. Namun, masalahnya bulan Ramadan tahun ini tiba di saat dunia sedang mengalami masalah pandemi. Banyak orang mengemukakan pendapat baik pro maupun kontra atas apakah sebaiknya puasa dilaksanakan saat ini atau ditunda. Tentunya pendapat seperti ini sangat kontroversial dan mengundang banyak kritik dari berbagai pihak.

Read more

Coronavirus: Dapat Menyebar Lewat Udara, Benarkah?

WHO menghimbau social/physical distancing, menjaga jarak tubuh 1 - 2 meter untuk menghindari penularan dan pemakaian maskerpun dianjurkan hanya untuk orang yang sakit dan yang memiliki gejala, bukan yang masih sehat. Namun, seiring perkembangan, ditemukan fakta baru mengenai penyebaran SARS-CoV-2 lewat udara.

Read more