Hidup di Negara Tropis, Apakah Butuh Humidifier?

 

  • Penentuan kualitas udara tidak melulu tentang tingkat polusi udara, tapi juga tentang tingkat kelembapan udara.

  • Penggunaan AC untuk menyejukkan ruangan rupanya membuat kelembapan udara jadi rendah, sehingga terasa kering.

  • Udara kering membuat virus, debu dan bakteri, bertahan lebih lama di udara; meningkatkan risiko penularan penyakit.

 

Berbicara tentang kualitas udara, polusi udara selalu menjadi sorotan utama. Padahal, komponen yang menentukan kualitas udara tidak hanya jumlah polutan tapi juga, bau, suhu dan kelembapan udara. Diantaranya, kelembapan udara seringkali diabaikan dan dinilai tidak penting. Dalam tulisan ini, kami akan paparkan semua yang perlu kamu ketahui tentang kelembapan udara.

Ketika cuaca panas atau dingin, tubuh kita dapat dengan mudah merasakannya dan bereaksi untuk membuat diri lebih nyaman seperti mengipas-ngipas saat panas atau menggosok-gosok telapak tangan saat dingin. Namun, berbeda dengan suhu atau temperatur yang dapat dengan mudah dirasakan tubuh, kelembapan udara lebih tricky untuk dirasakan. Tubuh dan indera kita cenderung tidak peka terhadap seberapa lembap atau seberapa kering udara.

Sebagai negara tropis, tingkat kelembapan udara di Indonesia cenderung tinggi dan membuat kondisi udara menjadi lebih panas, gerah dan pengap. Akibatnya, penggunaan pendingin ruangan atau AC menjadi andalan, terutama di perkotaan. Penggunaan AC tidak hanya membuat suhu menjadi lebih rendah dan udara jadi dingin, tapi juga menurunkan kadar air di udara, sehingga udara menjadi lebih kering. Karena nyaman dengan udara dingin, kita seringkali tidak sadar bahwa efek samping dari penggunaan AC adalah udara menjadi kering, dan berdampak negatif bagi kenyamanan dan kesehatan kita.

 

Dampak udara kering pada kesehatan

 

- Hidung mimisan dan sakit tenggorokan

 

 

Salah satu penyebab mimisan adalah keringnya selaput hidung yang membuat kulit dalam hidung jadi mengeras, membuat hidung menjadi lebih rentan terhadap iritasi dan goresan sehingga menjadi lebih mudah berdarah. Selain itu, udara kering juga dapat membuat pembuluh darah halus dalam hidung pecah dan menyebabkan mimisan. Hal yang sama juga terjadi di tenggorokan, udara yang kering membuat kadar air di tenggorokan berkurang sehingga membuat peradangan dan sakit tenggorokan.

 

- Kulit dan bibir kering

 

 

Udara yang kering, misalnya saat di ruangan ber AC, membuat kadar air atau kadar kelembapan pada kulit menurun. Akibatnya, kulit dan bibir jadi terasa kering dan ketarik. Terlebih kelompok usia yang lebih sensitif seperti anak kecil dan orang tua yang kulitnya cenderung lebih sensitif, udara kering dapat menyebabkan kulit kering, kasar, gatal, pecah-pecah, dan muncul ruam.

 

- Meningkatkan risiko penularan penyakit

 

 

Ketika udara kering, polusi udara seperti virus dan debu bertahan lebih lama di udara. Pada kondisi yang sama, cairan pada saluran pernapasan yang seharusnya melindungi kita, ikut mengering. Akibatnya, risiko penularan penyakit dari virus, kuman, atau bakteri menjadi lebih tinggi.

 

Cara mengembalikan kelembapan ideal di udara

 

 

Terdapat berbagai cara untuk mengembalikan kelembapan di udara, misalnya meletakan tanaman hias dan akuarium dalam ruangan, atau bahkan sesederhana menggunakan tirai untuk menghalang paparan sinar matahari. Namun untuk mendapatkan tingkat kelembapan ideal dengan tetap menjaga kualitas udara, cara terbaik adalah dengan menggunakan humidifier.

 

Humidifier menggunakan bantuan air untuk menyebarkan kabut halus atau uap ke udara untuk meningkatkan kelembapan di udara. Namun, jika salah memilih dan merawat humidifier, penyebaran uap bisa malah bisa memperburuk kualitas udara, lho!

 

 

- Penyebaran kelembapan yang higienis

Gunakan air bersih, misalnya air minum, pada humidifier. Hal ini akan memastikan kualitas uap yang disebarkan bebas dari kuman atau bakteri. Bahkan lebih baik lagi apabila humidifier menggunakan teknologi pemanasan (steam humidifier) untuk membunuh kuman dan bakteri pada air sebelum disebarkan ke udara.

- Memiliki pengaturan otomatis berhenti ketika sudah ideal

Salah satu risiko menggunakan humidifier dengan fitur yang tidak lengkap, seperti tidak terintegrasi dengan hygrostat, malah dapat membuat udara menjadi terlalu lembap (yang tentunya juga memiliki dampak negatif pada kesehatan). Oleh sebab itu, sebaiknya gunakan humidifier yang terintegrasi dengan hygrometer, sehingga dapat mengukur tingkat kelembapan dan memiliki fitur otomatis sehingga dapat berhenti ketika tingkat kelembapan ideal telah tercapai

- Aman untuk anak-anak

Karena menggunakan teknologi pemanasan, terkadang penyebaran uap dari steam humidifier bisa mengeluarkan uap yang panas bahkan hingga dapat melukai anak-anak. Oleh sebab itu, penting untuk diperhatikan kembali bahwa suhu dari uap yang disebarkan tidak terlalu tinggi dan aman untuk anak-anak.

 

Boneco adalah salah satu brand yang menawarkan rangkaian pilihan humidifier dengan teknologi dan fitur yang lengkap. Salah satu yang dapat diandalkan adalah rangkaian steam humidifier, dengan dua pilihan model yaitu S250 dan S450 yang memiliki dua kapasitas ruangan yang berbeda. Keduanya menggunakan teknologi pemanasan sehingga dapat mengembalikan kelembapan dengan tetap menjaga kualitas udara di ruangan. Selain itu, uap yang disebarkan juga hangat dan aman di tangan, terutama bagi anak-anak. Tidak perlu lagi khawatir udara kering karena penggunaan AC, bermain, belajar, bekerja atau beristirahat jadi lebih nyaman dan tenang dengan kelembapan ideal.

 

SOLUTIONS

 

Share: